• Hubungi Kami(024)7626546
  • Login

Urban Farming Sebagai Pembelajaran Karakter

 Urban Farming Sebagai Pembelajaran Karakter 

Semarang - Program urban farming menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan. Hal itu yang tengah digencarkan oleh Pemerintah Kota Semarang. Tidak hanya di lingkungan pemukiman tetapi juga di lingkungan pendidikan.

Sejumlah siswa SDN Karangayu 03 Semarang baru-baru ini juga melaksanakan program Pemkot Semarang ini. Pihak sekolah diminta mengenalkan dan mengajarkan anak-anak mengenai urban farming.

Seperti dilansir warga sekolah SDN Karangayu 03 kemarin (28/1). Sebanyak  hampir 70 siswa dari kelas IV-VI belajar mencintai lingkungan. Mereka membersihkan lingkungan sekolah di dalam dan di luar area sekolah. Mereka juga diajarkan unutk menanam tanaman. Tanaman tersebut terdiri dari tanaman buah, sayur, apotek hidup dan umbi-umbian. Selain menciptakan lingkungan sekolah yang hiaju, anak-anak juga dilatih untuk melestarikan tanaman. Terlihat para siswa antusias dalam belajar menanam.

Sebut saja Nala, Gabriel dan Senandung. Mereka adalah siswa-siswi kelas VI yang melakukan kegiatan menanam. Mereka menyediakan pot, media tanam, pupuk dan juga tanaman kecil yang siap ditanam.

“Ini sangat asyik dan menyenangkan. Setelah ini saya mau menanam di rumah,’ tutur Nala.

Sementara itu, salah satu guru, Bu Ganis terlihat asyik menanam cabai. “Anak-anak sangat tertarik dan ini merupakan program yang bagus dalam menghijaukan lingkungan sekolah.” Tutur Bu Ganis yang merupakan guru kelas V.

Sementara itu, Ibu Kepala Sekolah, Ibu Tri Fena Susi Agustin, S.Pd. mengatakan bahwa program urban farming ini merupakan program yang sebaiknya dilakukan secara rutin. “Mungkin bisa dilakukan secara berkala, bisa 1 kali dalam satu semester. Karena bertujuan untuk mencetak karakter siswa yaitu cinta lingkungan. Hasil tanaman yang telah ditanam guru dan siswa nantinya bisa diambil atau dipanen dan dimanfaatkan. Selain itu anak-anak diajari untuk menanam dengan baik mulai dari tahapan menanam juga sampai tahap merawat dengan menyiram dan membei pupuk”

Penulis : Lucia Ika P.Y.A, S.Pd.

Editor : Sholihul Hadi, S.Pd.